Jakarta–Kecanggihan teknologi informasi dewasa ini harus disikapi masyarakat dengan bijak. Terutama terkait dengan semakin maraknya hoax (berita atau informasi tidak benar) dan cybercrime atau kejahatan siber.
“Dunia sudah berubah, permasalahan layanan keuangan digital dan cybrecrime tercatat mengalami kenaikan yang signifikan. Seperti maraknya bank gelap serta investasi bodong. Dan korbannya pun luar biasa banyak, ini yang harus kita antisipasi,” ujar Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank dalam seminar “Digital Branding di Tengah Serbuan Hoax dan Cybercrime” di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.
Eko B. Supriyanto juga berharap, dengan terselenggaranya acara seminar ini dapat memberikan edukasi pada masyarakat umumnya dan khususnya bagi para pelaku layanan keuangan agar terus waspada dan antisipasi dengan kejahatan siber yang marak pada saat ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More