Ilustrasi: Pertumbuhan ekonomi Indonesia/Erman Subekti
Jakarta – Mastercard dan Grab, mengumumkan kerja sama regional untuk meningkatkan inklusi digital dan keuangan di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama ini akan memberikan akses kepada jutaan pekerja informal dan pelaku usaha di platform Grab ke berbagai pelatihan untuk meningkatkan keterampilan digital yang dapat menciptakan lebih banyak cara dan peluang pendapatan bagi mereka.
Menurut laporan platform ekonomi yang baru-baru ini diluncurkan oleh Bain dan Tech for Good Institute, Asia Tenggara perlu fokus dalam meningkatkan kepercayaan dan literasi digital masyarakat untuk mendorong partisipasi ekonomi digital yang lebih besar.
Kerja sama antara Mastercard dan Grab sendiri bertujuan mengatasi kesenjangan tersebut dengan memberikan akses kepada masyarakat yang kurang terlayani ke keterampilan inti digital, keuangan, dan bisnis untuk membantu mereka lebih baik dalam mengelola keuangan dan bisnis, serta berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital.
Ruang lingkup kerja sama selama dua tahun ini meliputi program pelatihan khusus untuk pekerja informal dan pelaku usaha kecil, meningkatkan akses talenta digital di Indonesia dan meningkatkan ekonomi digital melalui penelitian dan dialog.
“Memastikan semua masyarakat Indonesia memiliki akses ke jaringan, alat, dan solusi yang mereka perlukan untuk menjadi bagian dari ekonomi digital merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui langkah terbaru dalam kerja sama jangka panjang ini, Mastercard dan Grab berkomitmen untuk mendukung negara-negara seperti Indonesia dalam mewujudkan agenda mereka untuk menciptakan masyarakat yang inklusif secara keuangan dan digital,” kata Safdar Khan, Division President, Southeast Asia Emerging Markets, Mastercard, Kamis, 14 Oktober 2021.
Penandatanganan MoU ini juga mempertegas upaya berkelanjutan kedua perusahaan untuk meningkatkan inklusi digital dan keuangan melalui pengembangan sumber daya manusia dan pelatihan usaha kecil.
Pada tahun 2020, Grab telah melatih lebih dari 1,7 juta mitra pengemudi melalui platformnya di berbagai bidang, seperti literasi digital dan keuangan.
“Kami telah mendapatkan banyak manfaat dari ekosistem teknologi Asia Tenggara, dan ingin melakukan bagian kami untuk mendukung pengembangan bakat dan bisnis lokal. Melalui kerja sama dengan perusahaan terkemuka seperti Mastercard, kami dapat menghadirkan program pelatihan berkualitas tinggi untuk jutaan orang dan bisnis di platform kami. Kami percaya kerja sama ini memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah,” kata Cheryl Goh, Group Head of Marketing and Sustainability, Grab. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More