Bank Muamalat; Jajakan asuransi syariah - Infobank
Jakarta–Manulife dan Bank Muamalat bekerjasama meluncurkan produk asuransi berbasis syariah, yakni Zafirah Proteksi Sejahtera.
Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan kepada nasabah terhadap risiko hilangnya pendapatan, serta dampak finansial yang muncul akibat kejadian tak terduga seperti cacat total, dan meninggal dunia.
Direktur Manulife Indonesia, Sutikno Sjarif mengatakan zafirah proteksi sejahtera nantinya akan ditawarkan melalui jalur perbankan korporasi, perbankan ritel, dan UKM.
“Zafirah proteksi sejahtera menjadikan hidup nasabah jauh lebih mudah untuk mendapatkan perlindungan asuransi yang dibutuhkan,” kata Sutikno di Jakarta, Kamis, 17 Maret 2016.
Lebih lanjut kata Sutikno, untuk memiliki produk ini, nasabah tidak membutuhkan proses pemeriksaan kesehatan. Sehingga memudahkan nasabah mengajukan permohonan.
Selain itu produk ini juga menawarkan manfaat perlindungan senilai mulai dari Rp25 juta hingga Rp1 miliar atau 500 kali kontribusi bulanan.
“Sementara untuk kontribusi yang harus dibayarkan juga fleksibel dan terjangkau mulai dari Rp50 ribu/bulan,” jelasnya.
Sekedar informasi, kerja sama kedua perusahaan sendiri bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya Manulife dan Bank Muamalat telah bekerja sama dengan meluncurkan Zafirah Save Link, yakni produk asuransi unit link berbasis syariah.
Selain itu kedua belah pihak juga bekerjasama meluncurkan asuransi jiwa pembiayaan ‘Zafirah Medi Cash’ yakni asuransi yang ditawarkan melaui jalur Telemarketing. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More