Jakarta – Bank Mandiri Taspen menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kimia Farma Diagnostika. Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen, Maswar Purnama dan Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Ardhy Nugrahanto Wokas, di Kantor Pusat Bank Mandiri Taspen, Graha MANTAP, Jakarta (7/11).
Inisiatif Bank Mandiri Taspen ini disambut baik oleh Kimia Farma Diagnostika. Sebagai bank pensiunan, Bank Mandiri Taspen memiliki konsep Tiga Pilar Mantap yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif dan Mantap Sejahtera yang kesemuanya diikuti secara aktif oleh komunitas nasabahnya.
Maswar Purnama menyatakan, bahwa Bank Mandiri Taspen selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan nasabah. “Komitmen perseroan dalam kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat Indonesia khususnya nasabah Bank Mandiri Taspen melalui fasilitas kesehatan gratis yang ada di setiap Kantor Cabang kami di Indonesia,” imbuhnya.
Dilangsungkan secara serentak di 3 kota besar, Jakarta, Medan dan Surabaya serta disaksikan secara daring oleh seluruh kantor cabang Bank Mandiri Taspen se-Indonesia, tahap pertama kerjasama ini diimplementasikan di sebanyak 50 Kantor Cabang/Kantor Cabang Pembantu. Layanan kesehatan di lokasi kantor cabang tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dari Kimia Farma Diagnostika. Diperkirakan, di tahun depan, layanan ini tersedia di seluruh jaringan kantor Bank Mandiri Taspen.
Tidak hanya dalam hal kesehatan, tetapi Bank Mandiri Taspen juga memanjakan nasabahnya dengan makan bersama dan bernostalgia lewat kuis tembang lawas berhadiah pada siang itu. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More