Bandung – Dalam menjaga bisnis investment banking dan capital market, PT Mandiri Sekuritas akan memperkuat sinerginya dengan Group Bank Mandiri.
Langkah ini dilakukan untuk menjajaki peluang bisnis baru serta memperluas pasar ke sektor swasta.
Hingga Agustus 2016, Mandiri Sekuritas sendiri telah menyelesaikan 25 transaksi obligasi dengan porsi senilai Rp9,9 triliun dan 5 transaksi saham senilai Rp4,1 triliun.
“Kini perusahaan menempati urutan pertama di pasar obligasi dengan market share sebesar 17,2% dan menjadi bagian penting di bisnis penjaminan saham dengan pangsa sebesar 23,1%,” kata Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir di Bandung akhir pekan kemarin.
(Selanjutnya : Mandiri Sekuritas siap ekspansi)
Dalam memperluas jalur distribusi layanan, Mandiri Sekuritas sendiri siap berekspansi merambah kawasan regional. Saat ini, perusahaan telah meningkatkan status kantor cabang di Singapura menjadi anak perusahaan, yakni Mandiri Securities Pte Ltd. Mandiri Securities telah mendapatkan lisensi penuh dari Monetary Authority of Singapore (MAS) untuk menyelenggarakan jasa penjaminan emisi dan perantara perdagangan efek.
“Mandiri Securities diharapkan dapat berperan penting dalam menyediakan alternatif pendanaan berdenominasi nonrupiah bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, serta memperluas jalur distribusi layanan pasar modal kepada para investor global,” tambahnya.
Dari sisi internal, Mandiri Sekuritas senantiasa menyempurnakan infrastruktur teknologi untuk menunjang akselerasi Perusahaan. Komitmen Perusahaan dalam menjalankan praktik tata kelola perusahaan yang baik juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik.
”Kami optimistis bahwa langkah-langkah strategis ini dapat meningkatkan daya saing dan memperkuat peran kami sebagai salah satu pemain penting di industri pasar modal Indonesia,” tutup Silvano. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga




