Mandiri Sekuritas Bukukan Laba Rp321 Miliar di 2021

Jakarta – Mandiri Sekuritas, masih mencatatkan pertumbuhan kinerja di tahun 2021. Laba bersih Perusahaan meningkat sebesar 137% menjadi Rp321 miliar per 31 Desember 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Adapun total pendapatan usaha Mandiri Sekuritas menjadi Rp1,234 triliun per 31 Desember 2021, atau naik meningkat 55% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020.

Oki Ramadhana, Direktur Utama Mandiri Sekuritas mengatakan, kinerja bisnis yang kuat didukung oleh seluruh lini bisnis. Investment Banking-Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 68% dan Investment Banking- Mandiri Securities Pte. Ltd. (Mandiri Securities Singapore) tumbuh sebesar 10%. Sementara Capital Market tumbuh sebesar 58% dan Retail 56%.

“Perusahaan tetap mampu menunjukkan resiliensinya untuk tumbuh dengan berfokus kepada akselerasi perkembangan bisnis klien dan nasabah melalui peningkatan transaksi baik pasar modal maupun jasa Advisory, inovasi produk investasi serta peningkatkan layanan digital,” jelas Oki pada keterangannya, Rabu (09/03/2022).

Lebih jauh, Mandiri Sekuritas memproyeksikan bahwa di akhir tahun 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai 7.400. Hal ini berdasarkan perkiraan pertumbuhan EPS sebesar 12% di tahun 2022 dan 2023 yang didukung oleh pemulihan ekonomi domestik.

Sementara itu, Heru Handayanto, Direktur Operations Mandiri Sekuritas mengatakan, pihaknya akan semakin digital sebagai rencana ke depan. Ia berharap semakin digitalnya Mandiri Sekuritas bisa menambah kenyamanan nasabah untuk bertransaksi.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis yang lebih banyak memberikan manfaat bagi nasabah Indonesia, Mandiri Sekuritas akan terus memperkuat sinergi dengan Mandiri Group untuk memastikan para nasabah mendapatkan layanan perbankan dan investasi pasar modal yang sesuai kebutuhan bisnis yang berkelanjutan,” jelas Heru. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

2 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

3 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

3 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

4 hours ago

KPK OTT Pegawai DJP di Jakarta Utara soal Pajak Sektor Tambang

Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More

15 hours ago

Restrukturisasi Utang, Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Berkelanjutan

Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More

16 hours ago