Keuangan

Mandiri Capital Incar Pendanaan ke Startup Dengan Investasi yang Lebih Besar

Jakarta  – PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) terus berkomitmen untuk mendorong inisiatif inovasi sehingga mampu berkontribusi signifikan bagi ekosistem digital di Tanah Air. MCI mengaku akan terus aktif berinvestasi dengan menargetkan pendanaan ke lebih banyak startups dengan dana investasi yang lebih besar lagi dari sebelumnya.

Anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) ini, sejak didirikan pada tahun 2015 telah menjadi jembatan antara Bank Mandiri dengan perusahaan rintisan (startups). Hingga saat ini, MCI pun telah merealisasikan investasi sejumlah Rp1,4 triliun kepada 20 startups di berbagai macam sektor, serta startup yang berbasis ESG (Environmental, Social & Governance).

Hingga kini kiprah Perusahaan Modal Ventura (PMV) milik BUMN ini pun tetap positif di tengah pemulihan kondisi ekonomi nasional dan global pada tahun 2021 lalu. MCI turut mendukung startups sehingga mampu mendorong implementasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama MCI, Dennis Pratistha mengungkapkan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kemitraan strategis antara Mandiri Group dan BUMN dengan startups serta mendorong inovasi dalam ekosistem digital di Indonesia.

“Peran kami adalah sebagai jembatan inovasi antara Mandiri Group dan startups yang mengedepankan pertumbuhan bisnis dan transformasi digital. Adapun value yang kami berikan kepada startups berupa sinergi meliputi kerjasama lending dengan wujud loan channeling antara Bank Mandiri dan startups, dan beyond lending dalam bentuk kerjasama strategis guna mendukung Livin’ dan Kopra by Mandiri,” ujarnya dikutip 15 Agustus 2022.

Dennis mengatakan, ke depan MCI akan terus mewujudkan komitmen dalam membangun kemitraan strategis untuk mempercepat inovasi di digital ekosistem Indonesia.

“Tidak hanya Mandiri Group, kami juga berupaya meningkatkan inovasi dan mendukung transformasi digital di lingkungan BUMN dengan berkontribusi dalam inisiatif strategis terkait digitalisasi BUMN. Kami akan terus berinvestasi pada startups yang memiliki keselarasan inovasi dan sinergi dengan Mandiri Group serta ekosistem BUMN,” pungkasnya.

Sebagai informasi, beberapa contoh portofolio MCI saat ini antara lain Agriaku, Amartha, Ayoconnect, Cakap, Crowde, GoTo, Greenhope, iSeller, Koinworks, LinkAja, Mekari, PrivyID, Qoala, dan Yokke.

Atas inovasi dan transformasi digitalnya, MCI pun meraih penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2022 untuk kategori Excellent Investment Company in Digital Ecosystem. Penghargaan ini diterima langsung oleh Dennis Pratistha.

BIA 2022 yang mengangkat tema Bangkit pada Tahun Perubahan memberikan penghargaan kepada sektor dan subsektor bisnis atau industri baik sektor finansial maupun riil. Dalam ajang ini, Bisnis Indonesia juga memberikan penghargaan khusus bagi sejumlah perusahaan yang mampu bertahan dan terus berinovasi. (*)

 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

4 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

4 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago