Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikabarkan akan memindahkan Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara ke tanah milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Relokasi tersebut direncanakan mulai berjalan dan dibangun pada 2024. Pembangunannya diperkirakan memakan waktu hingga 2,5 tahun.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Sinergi BUMN Institute Achmad Yunus menilai, bahwa relokasi Depo Pertamina Plumpang tersebut bukan solusi jangka panjang. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, dari sisi bisnis, pembebasan lahan yang akan digunakan dan lainnya.
“Jadi, lebih mudah mana, relokasi warga sekitar atau memindahkan Plumpang. Kalau misalnya lebih mudah merelokasikan warga, artinya kita lihat tanah itu punya siapa. Kalau punya Pertamina berarti clear, tinggal warga dipindahkan saja. Tidak boleh ada lagi perjanjian untuk warga memanfaatkan area yang ada di sana,”kata Achmad ketika dihubungi Infobanknews, Rabu, 8 Maret 2023.
Achmad menilai, status tanah antara Pertamina dan warga sekitar Depo Plumpang harus menjadi perhatian. Apabila tanah tersebut milik Pertamina, Achmad menyakini BUMN tidak akan membiarkan warga sekitar menggunakan tanah milik negara tersebut secara ilegal.
“Saya yakin di BUMN itu tidak akan mungkin tanahnya digunakan secara illegal oleh warga,” ungkapnya.
Selain status tanah, dia meminta agar Pertamina untuk menelaah kembali soal SOP pembangunan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di Tanah Air. Terutama terkait Buffer Zone atau zona aman di sekitar Depo Pertamina Plumpang.
“Buffer Zone ini harus dicek lagi.Tak hanya di Depo Pertamina Plumpang saja, tapi di seluruh Indonesia,” saran Achmad.(*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More