News Update

LPDP Siapkan Skema Serap Alumni Beasiswa ke Industri Strategis Bareng Danantara

Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah mengkaji skema kerja sama dengan sejumlah pelaku industri termasuk Kadin Indonesia hingga Danantara. Tujuannya adalah memastikan para penerima beasiswa dapat terserap ke dalam dunia industri setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto, kerja sama ini dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya pemetaan talenta yang telah menyelesaikan studi dengan beasiswa LPDP agar dapat memberikan dampak nyata terhadap pembangunan nasional.

“Oleh karena itu, kami saat ini bicara dengan industri, termasuk dengan Kadin misalnya, dengan beberapa BUMN dan kami juga akan bicara dengan Danatara juga, bagaimana bisa mengutilisasi dari tidak menutupi bagaimana bisa mengendaya gunakan teman-teman lulusannya LPDP ini untuk industri, terutama yang industri strategis,” kata Sudarto dalam Media Gathering, di Bogor, Kamis, 9 Oktober 2025.

Baca juga: Tolak Setop Sementara Dana LPDP, Komisi X DPR Usul Tambah Kouta Beasiswa

Sudarto menambahkan, dampak dari program beasiswa LPDP akan lebih optimal jika para lulusannya sudah dilibatkan sejak awal dalam aktivitas industri.

Oleh karena itu, LPDP berfokus pada penyaluran beasiswa untuk jurusan-jurusan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Langkah ini juga dibarengi dengan penguatan ekosistem yang memungkinkan penerima beasiswa kembali ke Indonesia usai studi di luar negeri.

“Jika wajibkan mereka kembali ke tanah air. This is not free ticket to study abroad, tapi ini adalah tiket eksklusif untuk kontribusi di pembangunan dalam negeri,” imbuhnya.

Baca juga: Legislator Soroti Penyerapan Anggaran dan Tukin 300 Persen di Kemenkeu

Adapun target penerima beasiswa LPDP pada 2026 diproyeksikan mencapai 4.000 mahasiswa. Ini menjadi bagian dari rencana besar dalam mencetak talenta unggul yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

9 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

10 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

11 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

11 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

12 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

12 hours ago