Categories: Ekonomi dan Bisnis

LMAN Rampungkan 128 Proyek Strategis Nasional, Nilainya Capai Rp716,4 Triliun

Jakarta – Sejak tahun 2016 hingga 2021, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mencatat pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 128 Proyek Strategis Nasional (PSN). Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan, jumlah nilai investasi dari PSN tersebut mencapai Rp716,4 triliun.

“PSN menghadirkan berbagai manfaat diantaranya pembangunan konektivitas melalui jalan tol, jalur kereta api serta bandar udara, ketersediaan air bersih, sumber energi listrik serta hulu migas dan pariwisata,” jelas Basuki pada keterangan resminya, Rabu, 2 Maret 2022.

Untuk menyelesaikan PSN di 2016-2021, pemerintah terhitung telah mengucurkan anggaran sebanyak Rp105,62 triliun untuk anggaran dana pengadaan lahan di LMAN. Pada APBN Tahun Anggaran 2022, anggaran pengadaan lahan tercatat senilai Rp28,84 triliun.

“Sebagai wujud komitmen sebagai bagian dari kolaborasi ekosistem pembangunan infrastruktur, LMAN akan terus mendorong dan menjunjung tinggi sinergi dengan seluruh instansi terkait, serta terus berupaya melaksanakan inovasi yang diperlukan agar pendanaan pengadaan lahan dapat terlaksana sesuai tata kelola untuk turut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang menghadirkan manfaat bagi Indonesia,” tambah Basuki.

LMAN meyakini pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada semangat membangun peradaban dan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi serta manfaat bagi rakyat. Hal ini khususnya pada perekonomian daerah, nilai tambah industri, pendapatan tenaga kerja dan penciptaan kesempatan kerja.

Basuki menyebut, perwujudan pembangunan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan transformasi, inovasi dan dukungan serta komitmen berbagai sektor, yang mencakup dukungan pemerintah melalui APBN, ketersediaan lahan, pembangunan yang mempertimbangkan aspek sustainabilitas, tata kelola, dan lingkungan, inovasi pembiayaan serta pemanfaatan teknologi. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

45 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

4 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago