Program BOD mengajar ini juga merupakan salah satu program inklusi keuangan BSB yang merupakan program berkelanjutan OJK dalam memasarkan produk keuangan baik konvensional dan syariah secara nasional. “Ke depan dengan program berkelanjutan BoD Mengajar ini diharapkan nantinya masyarakat bisa semakin mengenal dan terus merasa dekat dengan produk dan layanan perbankan syariah,” ucapnya.
(Baca juga : BSB Bidik Nasabah Baru di Keuangan Syariah Fair 2016)
Seperti diketahui, BSB dalam melayani nasabah didukung oleh jaringan kantor sebanyak 23 outlet, 74 kantor layanan syariah, dan jaringan ATM yang meliputi ATM Bank Syariah Bukopin, ATM jaringan Bank Bukopin, dan ATM Jaringan Prima.
Aris menyebutkan, BOD Mengajar merupakan program BSB sekaligus anjuran OJK agar para Direktur Perbankan memberikan pengajaran kepada siswa tentang literasi keuangan syariah. BOD Mengajar juga telah dilaksanakan BSB selain Makassar juga Riau, Bandung, dan bulan depan di kota Samarinda. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More