News Update

Lippo General Insurance Luncurkan Aplikasi MyGo+, Apa Manfaatnya?

Jakarta – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) meluncurkan aplikasi berbasis telematika, MyGo+. Aplikasi ini merepresentasikan inovasi digital pertama yang diperkenalkan sejak LGI menjadi bagian dari Hanwha Life Insurance setelah di akuisisi pada Maret 2023

Peluncuran ini sebagai upaya perusahaan mendorong kebiasaan berkendara yang lebih aman di Indonesia. Aplikasi ini tidak sekadar hadir sebagai alat pemantau, tetapi juga sebagai platform yang mengintegrasikan teknologi canggih untuk memengaruhi perilaku pengemudi di jalan raya.

MyGo+ memanfaatkan kecanggihan teknologi artificial intelligence (AI) dan machine learning untuk menganalisis data berkendara secara real-time, mulai dari pola akselerasi, jarak tempuh, hingga kebiasaan pengereman.

Baca juga: AAUI Soroti Risiko Ekonomi di Awal Pemerintahan Prabowo-Gibran

Data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan skor berkendara yang dikonversi menjadi poin rewards. Poin ini bisa ditukarkan dengan berbagai voucher menarik, mendorong pengguna untuk berkendara secara lebih bertanggung jawab.

Wakil Presiden Direktur PT Lippo General Insurance Tbk, Ricky Choi menegaskan bahwa peluncuran MyGo+ merupakan langkah transformasional bagi LGI.

“Aplikasi ini bukan hanya mempromosikan berkendara yang lebih aman, namun juga menawarkan berbagai rewards menarik yang menguntungkan baik pengguna maupun upaya inovasi berkelanjutan kami,” ujarnya dikutip Rabu (5/2).

MyGo+ dirancang untuk dapat diakses oleh semua pengemudi, terlepas dari status mereka sebagai nasabah LGI.

“Kami berharap dapat berinovasi lebih banyak lagi di masa depan,” tambah Ricky.

Baca juga: Bos IFG Ungkap Plus-Minus Penerapan PSAK 117 dan POJK 23/2023 bagi Industri Asuransi

Ia juga menyoroti bagaimana teknologi yang digunakan mampu meminimalisasi potensi kesalahan analisis yang disebabkan oleh faktor eksternal seperti kondisi jalan atau gangguan jaringan.

MyGo+ juga menawarkan fitur gamifikasi berupa tantangan berkendara bulanan. Pengguna dapat berkompetisi dalam tantangan ini untuk mendapatkan poin tambahan, menciptakan ekosistem yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menghibur.

Fitur ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku berkendara secara lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

29 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago