Lewat Platform Ini, Para Trader Makin Mudah Temukan Peluang Pasar

Jakarta – TPFx Indonesia mengumumkan bahwa platform trading, MetaTrader 5 (MT5), kini telah tersedia untuk semua kliennya.

Direktur Utama TPFx Indonesia Rizal Hutasoit menjelaskan, MetaTrader 5 merupakan versi terbaru dari MetaTrader 4. Platform ini menawarkan berbagai fitur dan alat analisis tambahan yang dapat membantu trader dalam membuat keputusan trading yang lebih informatif dan tepat waktu, seperti Timeframe Indikator, Sistem Order yang fleksibel hingga kalender ekonomi.

“Kami sangat senang dapat menyediakan MetaTrader 5 untuk para klien kami. Dengan adanya MT5, kami berharap dapat memberikan lebih banyak opsi dan alat yang diperlukan oleh trader untuk meraih kesuksesan di pasar finansial,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip 15 Agustus 2024.

Baca juga: Permudah Trader Pemula, BRI Danareksa Sekuritas Luncurkan BRIGHTS Easy Versi Desktop

Dia melanjutkan, para trader yang telah terbiasa dengan MT4 tidak perlu khawatir, karena TPFx tetap menyediakan platform MT4 dengan fitur keunggulannya.

“Jadi, trader memiliki kebebasan untuk memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan dan strategi trading mereka,”tambahnya.

Untuk menggunakan MetaTrader 5 di TPFx, para klien dapat mengunduh platform tersebut langsung dari situs web TPFx dan mengikuti panduan instalasi yang tersedia.

“Kami juga menyediakan dukungan teknis dan layanan pelanggan untuk membantu para trader dalam proses migrasi dan penggunaan platform baru ini,” jelasnya.

Baca juga: Investor Pasar Modal RI Didominasi Milenial dan Gen Z, Ini Datanya!

Jumlah Investor Pasar Modal

Sebagai informasi, hingga 8 Agustus 2024, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 13.433.850, atau naik 10,40 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir 2023 sebanyak 12.168.061 investor.

Jika dirinci, investor individu pasar modal Indonesia didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z. Investor individu di bawah 30 tahun mencapai 55,38 persen dengan aset Rp50,75 triliun.

Kemudian, investor individu dengan usia 31-40 tahun memiliki porsi sebesar 24,09 persen dengan aset Rp119,13 triliun. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

29 mins ago

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

3 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

3 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

14 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

15 hours ago

Daftar Saham Top Laggards dalam Sepekan, Ada BREN, BUMI hingga MORA

Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More

15 hours ago