Poin Penting
- Sequis Life memperkuat layanan dan inklusi keuangan di Bali melalui Sequis Center di Denpasar Selatan
- Ekspansi ini fokus memperkuat kanal keagenan, memperluas akses produk, serta membuka peluang karier agen bagi masyarakat lokal
- Per 31 Desember 2026, Sequis Life mencatat premi bruto Rp3,22 triliun dan aset Rp23,43 triliun, dengan RBC 572 persen serta pembayaran klaim dan manfaat Rp1,51 triliun sepanjang 2026.
Denpasar – PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperkuat layanan serta mendorong inklusi keuangan di wilayah Bali dengan meresmikan Sequis Center Bali.
Berlokasi di Denpasar Selatan, Bali, Sequis Center ini memadukan Regional Service Center (RSC) sebagai pusat layanan nasabah, dan Regional Training Center (RTC) untuk mendukung produktivitas tenaga pemasaran, dan juga berfungsi sebagai kantor pemasaran di Bali.
Peresmian Sequis Center Bali dilakukan President Director & CEO Sequis Life Ted Margono, didampingi Director & Chief Agency Officer Sequis Life Edisjah serta Director & Chief Operations Officer Sequis Life Dian Ekawati.
Baca juga: Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh
Ted mengungkapkan, fokus utama perusahaan adalah memperkuat kanal keagenan dan memperluas akses produk dengan didukung layanan berorientasi pada kepuasan nasabah dalam satu fasilitas terintegrasi di Sequis Center Bali.
Ted optimis langkah ini akan memperkuat reputasi Sequis Life sebagai perusahaan asuransi yang mampu menyediakan solusi perlindungan finansial yang inklusif. Langkah ini juga sejalan dengan kampanye Sequis Life tahun 2026, “ Melindungi yang Paling Berarti.”
Ted juga mengingatkan semua karyawan dan tenaga pemasaran yang menempati gedung baru ini untuk mengedepankan kolaborasi, profesionalisme, serta sikap responsif dalam melayani nasabah dan masyarakat.
“Fasilitas lengkap telah kami siapkan untuk memastikan nasabah terlayani optimal. Selain memudahkan akses produk asuransi, kehadiran Sequis Center juga bertujuan membuka peluang karier sebagai agen asuransi bagi masyarakat lokal,” ujar Ted dalam keterangan resmi, dikutip Minggu, 8 Februari 2026.
Sequis Life menyakini pengembangan kanal keagenan di wilayah strategis dengan fondasi ekonomi kuat, seperti Denpasar yang menjadi sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan pariwisata akan bisa berdampak positif bagi pertumbuhan industri asuransi.
Sequis Life menilai Bali menjadi salah satu wilayah prioritas untuk mengembangkan kanal keagenan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Saat ini, Sequis Life didukung oleh 9.000-an tenaga pemasaran yang tersebar di 46 kota di Indonesia.
Adapun dari sisi kinerja, mengacu laporan keuangan unaudited, per 31 Desember 2026,
Sequis Life membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp3,22 triliun dengan total aset mencapai Rp23,43 triliun.
Baca juga: Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis
Fundamental juga terjaga, tercermin dari Rasio Tingkat Solvabilitas (RBC) sebesar 572 persen, jauh di atas ketentuan regulator. Sementara dari sisi komitmen atas kewajiban pembayaran klaim dan manfaat bagi nasabah, nilainya mencapai Rp1,51 triliun sepanjang 2026.
Dengan penguatan inklusi keuangan melalui kehadiran Sequis Center Bali, Ted optimis Sequis Life dapat mempertahankan kinerja yang solid dan mampu mengembangkan penetrasi asuransi di Bali. Ted juga mendorong tenaga pemasar Sequis Life memperkuat literasi dan inklusi keuangan.
“Peran agen sangat besar untuk mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa asuransi bukan sebagai beban, melainkan instrumen perlindungan finansial. Langkah ini adalah wujud nyata dari upaya Protecting Indonesia’s Life agar masyarakat dapat meraih hari esok yang lebih baik,” pungkasnya. (*) Ari Astriawan










