Jakarta –PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) fokus memperkuat layanan digital pada tahun ini. Hal tersebut terlihat dari sudah diluncurkannya program bernama application program interface (API) pada minggu lalu.
Wakil Direktur Utama Bank Central Asia Armand W. Hartono menjelaskan, sebenarnya pengembangan layanan digital API sudah dimulai sejak tahun lalu. Melalui aplikasi tersebut nasabah akan lebih dimudahkan untuk melihat saldo, cek mutasi, transfer, cek rate valuta asing, Sakuku dan ragam kemudahan lainnya.
(Baca juga: OJK Bentuk Satgas Digital Banking)
“Kita juga akan kembangkan e-commerce, tinggal pakai API kita bisa sambung,” katanya di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More