Lebih lanjut dirinya mengatakan, sejak diluncurkannya program tersebut pada minggu lalu, BCA mengaku telah menggandeng belasan perusahaan e-commerce. Bahkan ditargetkan perseroan mampu menggandeng ribuan perusahaan e-commerce untuk bergabung dalam layanan digital API.
“Kita juga akan kerja sama dengan perusahaan Fintech atau perusahaan finansial teknologi. Melalui API dengan sendirinya akan tercipta sebuah ekosistem digital,” tambahnya.
Terkait dengan proyeksi pendapatan dari pengembangan produk tersebut, Armand menjelaskan, BCA tidak melihatnya secara angka, namun dengan adanya API maka volume transaksi akan meningkat. Melalui hal tersebut dengan sendirinya akan ikut mengerek pendapatan perusahaan. (*)
(Baca juga: BCA Yakin Ekonomi Membaik di 2017)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bareskrim geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia terkait pengembangan kasus dugaan tindak pidana pasar… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More