Jakarta –PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) fokus memperkuat layanan digital pada tahun ini. Hal tersebut terlihat dari sudah diluncurkannya program bernama application program interface (API) pada minggu lalu.
Wakil Direktur Utama Bank Central Asia Armand W. Hartono menjelaskan, sebenarnya pengembangan layanan digital API sudah dimulai sejak tahun lalu. Melalui aplikasi tersebut nasabah akan lebih dimudahkan untuk melihat saldo, cek mutasi, transfer, cek rate valuta asing, Sakuku dan ragam kemudahan lainnya.
(Baca juga: OJK Bentuk Satgas Digital Banking)
“Kita juga akan kembangkan e-commerce, tinggal pakai API kita bisa sambung,” katanya di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More