Jakarta –PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) fokus memperkuat layanan digital pada tahun ini. Hal tersebut terlihat dari sudah diluncurkannya program bernama application program interface (API) pada minggu lalu.
Wakil Direktur Utama Bank Central Asia Armand W. Hartono menjelaskan, sebenarnya pengembangan layanan digital API sudah dimulai sejak tahun lalu. Melalui aplikasi tersebut nasabah akan lebih dimudahkan untuk melihat saldo, cek mutasi, transfer, cek rate valuta asing, Sakuku dan ragam kemudahan lainnya.
(Baca juga: OJK Bentuk Satgas Digital Banking)
“Kita juga akan kembangkan e-commerce, tinggal pakai API kita bisa sambung,” katanya di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More