Jakarta–Permasalahan edukasi keuangan menjadi isu utama inklusi keuangan di Indonesia selayaknya menjadi perhatian para dosen sebagai salah satu ujung tombak dunia pendidikan.
Melihat hal tersebut, Association of Lectures for Financial and Economic Development (ALFED), sebuah asosiasi para dosen menyelenggarakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah yang fokus pada edukasi keuangan.
ALFED merupakan asosiasi yang diinisiasi oleh HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang antara HSBC dan PSF dalam program Pendidikan Perbankan dan Keuangan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
“Dosen adalah tulang punggung pemacu edukasi keuangan di daerah. Dengan peran Tri Dharmanya, mereka dapat membantu meneliti dan memetakan kebutuhan masyarakat di daerah, melihat peluang intervensi dari hasil penelitian tersebut dan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut,” ujar Ketua Umum ALFED, Bambang Setiono dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa, 13 December 2016.
Senior Vice President and Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia,Nuni Sutyoko mengutarakan, selama ini, permasalahan edukasi keuangan dari kacamata Jakarta. Padahal, banyak permasalahan unik di setiap daerah.
Oleh sebab itu pihaknya berharap, ALFED bisa menawarkan solusi edukasi keuangan dan perbankan dari daerah untuk daerah.
“Sehingga solusi-solusi yang tepat sasaran, kemudian turun seperti bola salju tepat kepada lapisan masyarakat yang lain.” tambah Nuni. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Sekadar information, meski ALFED baru diluncurkan 21 Oktober 2016, tercatat sampai saat ini sudah tersusun delapan (8) program dari enam (6) daerah di Indonesia.
Dari seluruh rangkaian kegiatan yang sudah dijalankan oleh anggota ALFED, penghargaan bagi Program Pemberdayaan Komunitas turut diberikan kepada tiga dosen terbaik bertepatan dengan penyelenggaraan Sampoerna Financial Day pada 5 Desember lalu.
Tiga kota yang dinobatkan sebagai kota terbaik dalam mengembangkan daerahnya adalah Riau, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Barat. (*)
Editor: Paulus Yoga




