Nasional

Legislator Wanti-Wanti Pentingnya Pengawasan THR bagi Pekerja Sritex

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani menegaskan komitmennya untuk mengawal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh pekerja Sritex yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) beberapa waktu lalu.

Ia menekankan, kebutuhan pekerja selama bulan Ramadan dan Lebaran meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan biasa. 

Oleh karena itu, ia meminta Menteri Ketenagakerjaan untuk memberikan diskresi kepada pemerintah dan, jika diperlukan, memberikan subsidi guna membantu perusahaan dalam memenuhi kewajiban pemberian THR.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wamen kemarin malam terkait masalah THR, yang utama yang akan kami kawal adalah agar THR ini bisa diberikan kepada seluruh pekerja Sritex,” ujarnya, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Serikat Pekerja Sritex Group di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Maret 2025.

Baca juga : Sritex Tutup Permanen per 1 Maret 2025, Ribuan Buruh Kena PHK

Irma juga meminta pemerintah untuk memberikan subsidi dalam menanggulangi pemberian THR.

“Selain itu, kami juga menekan agar kurator segera mengeluarkan hak-hak yang menjadi kewajiban perusahaan terhadap pekerja, terutama terkait THR,” tambahnya.

Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga menyoroti potensi masalah lainnya, seperti pesangon dan hak-hak pekerja lain yang mungkin terabaikan oleh kurator. 

Ia mengingatkan pentingnya agar perusahaan baru yang nantinya menggantikan Sritex tetap memenuhi kewajiban kepada pekerja, tanpa mengabaikan hak-hak mereka yang sudah seharusnya dipenuhi.

Dalam kesempatan tersebut, Irma memberikan dukungan dan empati kepada pekerja Sritex yang tengah menghadapi ketidakpastian terkait hak-hak mereka. 

Baca juga : Putusan MA Tolak Pembatalan Pailit, Ini Tanggapan Serikat Pekerja Sritex

Ia juga berharap, melalui upaya bersama dengan pemerintah, dapat ditemukan solusi terbaik bagi para pekerja yang berjuang demi mendapatkan hak mereka.

“Semoga pemerintah bisa memberikan jalan keluar yang lebih baik dan memperhatikan hak-hak pekerja ini,” ujar Legislator Dapil Sumatera Selatan II itu.

Sritex Resmi Tutup, Ribuan Pekerja Terkena PHK

Diketahui, raksasa tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL) resmi menutup operasionalnya secara permanen pada 1 Maret 2025.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo, Sumarno, mengatakan bahwa seluruh karyawan Sritex berhenti bekerja mulai 1 Maret 2025, dengan hari terakhir kerja jatuh pada Jumat, 28 Februari 2025.

Baca juga: DPR Soroti PHK Massal Sritex, Pekerja Terancam Tak Dapat THR

Ia menjelaskan bahwa total karyawan Sritex Group yang terdampak PHK mencapai 10.665 orang. Adapun pembayaran pesangon menjadi tanggung jawab kurator.

“Sedangkan jaminan hari tua, menjadi kewenangan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat, 28 Februari 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

56 mins ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

5 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

6 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

8 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

9 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

10 hours ago