Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti dugaan pengaruh media sosial terhadap peristiwa ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara yang menyebabkan puluhan siswa luka-luka.
Ia mengimbau agar sekolah-sekolah lebih aktif memberikan edukasi dan peringatan kepada para siswa agar berhati-hati dalam menerima informasi daring.
“Antara lain mungkin tadi karena pengaruh yang dilihat di media-media sosial,” kata Dasco usai meninjau para korban di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta, dikutip Sabtu, 8 November 2025.
Dari hasil peninjauan, Dasco mengungkapkan bahwa pelaku diduga merupakan siswa berusia 17 tahun. Namun, ia menegaskan bahwa informasi lengkap terkait motif maupun kronologi masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Baca juga: DPR Soroti Rencana Pemutihan BPJS Kesehatan, Ingatkan soal Keadilan Peserta
“Soal ini biar nanti pihak yang berwenang atau pihak kepolisian yang menyampaikan ke rekan media,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Sebelumnya, salah seorang siswa kelas XI SMAN 72, S, mengatakan bahwa bom rakitan atau bom molotov yang ditemukan di area masjid sekolah diduga dibawa oleh siswa yang sering menjadi korban perundungan (bullying).
“Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak,” kata S.
Menurut kesaksiannya, ledakan terjadi sesaat setelah khutbah Jumat selesai, tepat sebelum ikamah dikumandangkan. Dentuman keras itu memicu kepanikan di antara siswa dan jamaah yang sedang berada di masjid sekolah.
Polda Metro Jaya mengumumkan kondisi terkini korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading Jakarta Utara; dari total 54 siswa yang dirawat, 21 telah dipulangkan dan 33 masih menjalani perawatan medis.
“Dari 54 siswa, 27 berada di RS Islam Jakarta dan 6 di RS Yarsi, dari 54 tinggal 33 orang, 21 sudah pulang dalam kondisi sudah baik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Baca juga: DPR Bakal Dalami Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh
Beberapa korban yang masih dirawat mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran akibat ledakan. Polisi berharap para siswa segera pulih dan bisa kembali ke aktivitas normal. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More
Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More
Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More
Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More
Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More
Poin Penting Bank Danamon menyiapkan layanan operasional terbatas selama libur Nyepi–Idulfitri 18–24 Maret 2026. Sebanyak… Read More