Jaringan yang dimiliki BNI dalam transaksi pada layanan remitansi di luar negeri meliputi bank koresponden di berbagai negara, kantor cabang di luar negeri (Singapura, Hong Kong, Tokyo, New York, London dan Seoul) serta tenaga marketing representative yang berada di Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Belanda, Qatar, Oman, Uni Arab Emirat dan Saudi Arabia. Sedangkan di dalam negeri, selain lebih dari 1.900 outlet yang dimiliki, BNI memperkuat jaringan paying agent dengan Pos Indonesia, Pegadaian, Alfamart serta paying agent lainnya untuk memudahkan nasabah dalam pencairan kiriman uang dari luar negeri. Sebagai upaya untuk memberikan layanan lebih kepada nasabah di Indonesia, BNI juga memiliki tenaga pemasar di dalam negeri terutama di daerah-daerah yang merupakan kantong-kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI).
(Baca juga: BNI Salurkan Kredit Usaha Rakyat ke 2.463 TKI)
Dengan produk yang dimiliki, BNI yakin bisa memenuhi kebutuhan nasabah terkait layanan remitansi baik pengiriman masuk maupun keluar. Melalui transaksi outgoing transfer (OTR), nasabah dapat mengirimkan uangnya ke berbagai negara dengan berbagai mata uang dan dapat dilayani di segenap outlet BNI. Di sisi lain, nasabah dapat menerima kiriman uang dari berbagai negara di luar negeri dengan mudah baik itu credit to account mereka di BNI ataupun bank lain serta dapat menerima kiriman uang secara tunai yang dapat dicairkan di outlet-outlet BNI dan paying agent lainnya dengan hanya menunjukkan nomor PIN dan kartu identitas yang berlaku.
Untuk lebih meningkatkan SLA dan layanan kepada nasabah, BNI juga senantiasa melakukan penyempurnaan sistem yang digunakan. Sistem yang dimiliki saat ini mampu memberikan layanan yang lebih baik sehingga kiriman uang dapat diterima dengan waktu yang lebih cepat. Layanan BNI juga dilengkapi dengan Customer Inquiry Unit (CIU) yang siap melayani nasabah ataupun bank-bank koresponden dengan beroperasi selama 7 hari seminggu yang dapat dihubungi di 021 29946099. (*)
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More