Disamping itu, BNI e-Collection juga didukung dengan luasnya channel transaksi, online report dan dashboard, auto rekonsiliasi online, informasi tagihan otomatis serta notifikasi transaksi. Hal-hal inilah yang membuat BNI e-Collection berbeda dengan pesaing para lainnya. Hal tersebut juga menjadi salah faktor yang menyebabkan BNI dinobatkan sebagai bank terbaik dalam layanan Cash Management di Indonesia.
(Baca juga: OJK Rilis Panduan Digital Branch Perbankan)
“Dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat dan tantangan yang semakin besar, BNI terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan, membangun inovasi, dan megembankan produk serta skema bisnis yang berorientasi pada pelanggan, yaitu salah satunya dengan melakukan pengembangan produk SCF (Supply Chain Financing) berdasarkan transaksi nasabah dan value chain-nya. BNI juga terus mengoptimalkan keberadaan kantor cabang diluar negeri agar mampu menjembatani bisnis dalam negeri untuk pasar luar negeri dan sebaliknya,” ujar Kiryanto.
Selain itu, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kepuasan nasabah pengguna layanan remitansi, BNI senantiasa berupaya melakukan perbaikan dalam hal produk maupun layanan. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah perluasan jaringan layanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga memberi kemudahan nasabah menggunakan jasa BNI dalam transaksi remitansi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Poin Penting Pemangkasan suku bunga 125 bps sepanjang 2025 menjadi 4,75 persen diperkirakan mulai berdampak… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More