Perbankan

Layanan Error 4 Hari, BSI Jamin Pelunasan Dana Haji Aman

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) memastikan pelunasan biaya haji melalui BSI tetap aman setelah layanan perbankannya mengalami gangguan sejak Senin malam (8/5).

Seperti diketahui, bahwa pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023 akan memasuki jatuh tempo pada Jumat (12/5).

Vita Andrianty, SPV Retail Deposit and Payroll Solution mengatakan, seluruh cabang BSI sudah diinstruksikan untuk menghubungi nasabah atau jemput bola calon jemaah haji terkait dengan pelunasan, sebelum adanya gangguan layanan perbankan.

“Karena target Kemenag awalnya di tanggal 5 Mei, sebelum tanggal 5 itu ada jemaah-jemaah yang belum melunasi, kami minta cabang kalau tidak ada nomor teleponnya akan kami datangi rumahnya, dan itu sebelum terjadi gangguan pada tanggal 8 lalu. Jadi yang berhak lunas jangan sampai gak melunasi,” ujar Vita, saat ditemui Wartawan, di Jakarta, Kamis 11 Mei 2023.

Sehingga, tambahnya, masalah gangguan layanan perbankan pada Senin kemarin, tidak memengaruhi pelunasan biaya haji di BSI. 

Baa juga: 649 ATM BSI di Aceh Sudah Berfungsi Normal

Sementara itu, Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo menuturkan bahwa kuota BSI di tahun ini adalah sebanyak 161.544 jemaah, dan yang sudah melakukan pelunasan ada 153.472 jemaah atau 95%. 

”Berarti sisa 8.072 jemaah lagi yang akan melakukan pelunasan. Dengan 1.000 kantor cabang BSI yang tersebar di Indonesia, kami optimis 8.072 jemaah ini akan melakukan pelunasan besok,” ujarnya. 

Dia melanjutkan bahwa setelah perbaikan sistem layanan perbankan, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi akan mengunjungi dan meninjau proses pelunasan dana haji oleh calon jemaah haji di kantor cabang BSI Thamrin. 

“Beliau juga mengajak ngobrol salah seorang calon jemaah yang sudah menunggu selama 11 tahun dan meminta maaf secara langsung terkait kendala yang dihadapi,” tambahnya.

Untuk informasi, BSI berkontribusi sebesar 81% dari total keseluruhan calon jemaah haji di Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

2 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

9 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

14 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

14 hours ago