Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 11 Februari 2025, ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 6.544,18 atau turun 1,56 persen setelah dibuka di level 6.648,14.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,37 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 788 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,17 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 417 saham terkoreksi, sebanyak 168 saham menguat dan sebanyak 198 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Belum Move On, IHSG Dibuka Masih di Zona Merah
Selanjutnya, hampir seluruh sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor infrastruktur turun 3,41 persen, sektor energi merosot 1,93 persen, sektor properti melemah 1,77 persen, sektor bahan baku turun 1,75 persen, dan sektor transportasi merosot 1,36 persen.
Selanjutnya, sektor kesehatan turun 1,17 persen, sektor non-siklikal melemah 1,12 persen, sektor keuangan merosot 0,96 persen, dan sektor industrial melemah 0,67 persen.
Sementara itu, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor teknologi meningkat 1,02 persen dan sektor siklikal naik 0,16 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Melemah, Ini Sentimen Pemicunya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas merah, dengan Hang Seng Index Hong Kong melemah 0,54 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,01 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,10 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More