Jakarta – Bank OCBC NISP terus menghadirkan berbagai inovasi digital dalam upaya memudahkan nasabahnya. Khususnya, bagi para pelaku usaha yang membutuhkan layanan trade finance.
Setelah sebelumnya nasabah korporasi dapat melakukan monitor outstanding atau plafon fasilitas trade yang dimiliki, nasabah pun kini bisa dengan mudah melakukan penerbitan serta perubahan Bank Garansi tanpa perlu datang ke kantor bank.
“Semuanya sudah bisa dilakukan melalui aplikasi Velocity@ocbcnisp berbasis website,” ujar Trade Finance Division Head Bank OCBC NISP Gianto Kusno, Senin, 27 Februari 2023.
Bank Garansi sendiri merupakan salah satu instrumen keuangan penting yang memang dibutuhkan pelaku usaha dalam proses kerja sama atau perjanjian bisnis.
Produk Bank Garansi dapat berupa agunan pembayaran yang diberikan kepada pihak penerima agunan, bila pihak yang dijamin tidak bisa memenuhi kewajibannya.
Para nasabah sudah tidak perlu direpotkan dalam proses pengajuan dan perubahan Bank Garansi yang bisa dilakukan secara paperless, hemat waktu, user friendly dan tingkat kenyamanan dalam melakukan monitor dan tracking.
Pihaknya menambahkan, transformasi menuju arah digitalisasi layanan perbankan untuk korporasi sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Apalagi sejak masa pandemik COVID-19 yang membatasi aktivitas manusia pada 2 tahun terakhir.
“Digitalisasi akan terus dilakukan salah satunya melalui Velocity@ocbcnisp. Pasalnya lompatan teknologi itu sangat cepat dalam memenuhi kebutuhan nasabah kami,” jelasnya.
Berdasarkan datanya, terdapat 5 keuntungan dalam layanan pengajuan dan perubahan Bank Garansi secara online melalui Velocity@ocbcnisp.
Bank OCBC NISP terus mengakselerasi pengembangan kapabilitas digitalisasi melalui Velocity@ocbcnisp berbasis web dan mobile. Mengacu pada data sepanjang 2019 dibandingkan dengan semester I-2021, rata-rata nilai transaksi per bulan meningkat 134%. Sementara untuk jumlah pengguna meningkat 22%.
“Sedangkan pada tahun 2023 ini, target user Velocity@ocbcnisp kita itu sudah harus menyentuh di angka 70%,” pungkasnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More