Jakarta – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar melakukan konvoi saat pendaftaran ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (19/10).
Rupanya, mobil Land Rover berwarna putih yang ditumpangi mereka dengan nomor polisi B 8165 HH diketahui sempat nunggak pajak.
Baca juga: Anies Muhaimin Jadi Pasangan Capres Cawapres Pertama Daftar ke KPU
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengakui memang sempat lupa membayarkan pajak mobil Land Rover tersebut. Sahroni yang juga menyopiri mobil tersebut menegaskan telah membayar pajak pada hari itu juga.
“Jadi bahwa itu kelupaan bayar pajak, benar. Tapi langsung saya perintahkan staf saya membayar pajaknya di saat itu juga, bukti di atas tersebut,” kata Sahroni dikutip, Sabtu (21/10/2023).
Ia lantas memperlihatkan bukti pembayaran pajak kendaraan itu. Diketahui, STNK kendaraan Land Rover itu tertulis pembayaran pajak dilakukan pada 19 Oktober 2023 pukul 10.42 WIB.
Baca juga: Deretan Mobil Jadul yang Harganya Makin Mahal, Tembus Rp1,5 Miliar
Berdasarkan Samsat DKI Jakarta, saat ini masa pajak Land Rover B 8165 HH masih berlaku. Pajak Pokok kendaraan bermotor (PKB) Pokoknya sebesar Rp656.300 dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000.
Adapun, totalnya adalah Rp799.300. Kini Masa Berlaku STNK dan Jatuh Tempo Pajaknya ada pada 10-08-2024. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More