Banda Aceh – Bank Mandiri Provinsi Aceh kembali mengkonversi empat outletnya menjadi syariah pada Senin, 21 September 2020. Keempat Kantor Cabang Pembantu (KCP) tersebut adalah KCP Lhoksukon, KCP Langsa Opak, Kantor Kas (KK) Batuphat Lhokseumawe, dan KK Blang Lancang Lhokseumawe.
Wono Budi Tjahyono, Regional CEO Bank Mandiri Sumatra I, menyatakan bahwa Bank Mandiri akan terus mengembangkan berbagai sektor demi memberi layanan terbaik kepada seluruh nasabah di Aceh. Proses konversi adalah bentuk dukungan perseroan terhadap implementasi Qanun Nomor 11 tahun 2018 tentang LKS.
Lebih lanjut, Wono mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengkonversi 60% Dana Pihak Ketiga (DPK) dan 55% kredit ritel ke Bank Syariah Mandiri. Proses konversi akan dilakukan secara bertahap dilakukan mulai Oktober 2020.
“Paling lambat di semester 1 tahun 2021 kita sudah ready konversi semua ke Bank Syariah Mandiri. Untuk SDM secara bertahap sudah kita lakukan migrasi ke Bank Syariah Mandiri,” ujar Wono via livestreaming pada 21 September 2020.
Sebelumnya, tiga KCP Bank Mandiri di Banda Aceh juga sudah dikonversi ke syariah. KCP tersebut adalah KCP Peunayong, Ulee Kareng, dan Keutapang. Hingga saat ini, sudah 7 dari 52 kantor cabang Bank Mandiri di Aceh sudah konversi ke syariah. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More