Jakarta–PT Pertamina (Persero) berhasil membukukan kinerja positif untuk tahun buku 2016, dengan mencatat kenaikan laba bersih menjadi USD3,15 miliar.
Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan laba tahun 2015 yang tercatat hanya sebesar USD1,42 miliar.
Baca juga: Ini Dasar Terpilihnya Elia Manik Jadi Bos Pertamina
“Alhamdulillah kinerja dianggap baik terutama di kinerja finansial dengan laba bersih naik dua kali lipat dibandingkan 2015 sebesar USD1,42 miliar,” kata Direktur Gas Pertamina, Yenni Andayani, di Kantor Pusat Pertamina, Jakartan Kamis, 16 Maret 2017.
Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Pertamina melanjutkan, padahal capaian untuk pendapatan Pertamina tercatat menurun sejak 2014 sebesar USD70,0 miliar, 2015 USD41,76 miliar dan 2016 sebesar USD36,49 miliar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More