Laba Metrodata Electronics Tumbuh 4,3 Persen Jadi Rp153,7 Miliar di Q1 2025

Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melaporkan kinerja keuangan kuartal I 2025 yang positif dengan meraup laba bersih Rp153,7 miliar. Laba ini tumbuh 4,3 persen ketimbang tahun lalu yang sebesar Rp147,4 miliar.

Direktur MTDL, Randy Kartadinata, pencapaian laba bersih perseroan tersebut didorong oleh pendapatan pada kuartal I 2025 yang tumbuh sebanyak 9,2 persen menjadi Rp5,5 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp5,1 triliun.

Meski demikian, salah satu core bisnis perseroan, yakni PC dan notebook mengalami penurunan 17 persen. Hal ini dipicu oleh pelemahan daya beli, pelemahan kurs, efek perang dagang, hingga pemotongan anggaran.

Baca juga: Metrodata Electronics Tebar Dividen Rp294,6 Miliar, 39,8 Persen dari Laba Bersih 2024

“Di mana PC dan notebook kami mengalami penurunan sekitar 17 persen, tetapi tentunya karena kita terus melakukan diversifikasi produk. Penjualan daripada smartphone ini membantu mendorong pertumbuhan daripada metrodata,” ucap Randy dalam Paparan Publik di Jakarta, 23 Mei 2025.

Sepanjang 2024, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 13,9 persen menjadi Rp25,14 triliun. Angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan MTDL selama tujuh tahun terakhir.

Baca juga: Laba Adiwarna Anugerah Abadi Meroket 238 Persen di Kuartal I 2025, Ini Penopangnya

Sedangkan dari sisi laba kotor perseroan mencapai Rp2,15 triliun atau bertumbuh 12,5 persen. Capaian tersebut turut mengerek laba bersih Metrodata per 2024 yang mencapai Rp740 miliar atau naik 13,7 persen dengan pertumbuhan rata-rata tujuh tahun sebesar 17 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

8 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

13 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

13 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

15 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

1 day ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

1 day ago