News Update

Laba Maybank Group Capai RM6,74 miliar di 2016

Jakarta–Bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset, Maybank mengumumkan laba bersih full year 2016 sebesar RM6,74 miliar (setara Rp20,22 triliun) atau turun tipis jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya, RM6,84 miliar (Rp20,52 triliun).

Sedangkan laba sebelum pajak (PBT) turun menjadi sebesar RM8,84 miliar (Rp26,52 triliun) dari RM9,15 miliar (Rp27,45 triliun) pada 2015, sehubungan penambahan provisi yang dilakukan sepanjang tahun menyusul langkah proaktif Maybank Group untuk melakukan penjadwalan ulang dan restrukturisasi fasilitas pinjaman konsumer yang dinilai berpotensi bermasalah sehubungan kondisi ekonomi global yang melemah.

Meski secara setahun penuh turun tipis, namun laba pada kuartal empat 2016 mencapai sebesar RM2,36 miliar (Rp7,08 triliun) atau meningkat 15,9 peren jika dibandingkan dengan perolehan kuartal yang sama tahun sebelumnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3 4

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago