“Menghadapi tahun yang penuh ketidak pastian, kami terus berkomitmen untuk mendukung para nasabah dalam menghadapi kondisi tersebut, dan pada saat yang sama terus menjamin peluang pertumbuhan, khususnya di bidang infrastruktur yang diharapkan dapat menjadi pendorong utama ekonomi regional,” jelasnya.
Baca juga: Ini Tanggapan Maybank Indonesia Soal Lego Saham WOM Finance
Sementara itu, President & CEO Maybank Group, Datuk Abdul Farid Alias menyatakan, bahwa Maybank terus dapat membukukan keuntungan sehubungan langkah kehati-hatian yang ditempuh tahun lalu dalam mengelola kualitas aset dengan lebih baik dan menyediakan buffertambahan dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk, disertai dengan tujuan meningkatkan pendapatan dan kedisipinan dalam mengelola biaya.
”Meskipun kita mencatat sedikit kenaikan pada kuartal keempat 2016, tetapi kami tetap telah memilih untuk melakukan pendekatan yang lebih berhati-hati dalam melakukan penjadwalan ulang dan merestrukturisasi portofolio yang mungkin akan mengalami tekanan dalam jangka menengah, memperhatikan iklim yang penuh tantangan di depan,” kata Datuk Farid. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More