Laba Link Net Tumbuh 10% di Triwulan III 2015

Jakarta – PT Link Net Tbk (Link-Net) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp461 miliar di triwulan III 2015. Nilai tersebut tumbuh sebesar 10% dibanding perolehan diperiode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Link Net, Roberto Feliciano menuturkan, keberhasilan perseroan dalam menghasilkan kinerja positif ditengah kondisi makro ekonomi yang rentan, seiring kerja keras dalam mencapai pertumbuhan pendapatan, keunggulan  operating leverages dan struktur manajemen biaya yang disiplin.

Sampai dengan triwulan III 2015, Link Net sukses menjaga pertumbuhan pendapatan di level 22% atau mencapai Rp1.88 trilun. “Kinerja ini mencerminkan potensi pertumbuhan pasar dengan tingkat penetrasi yang masih rendah di mana segmen residensial dan korporasi selalu akan menuntut produk dan layanan yang terdepan seiring dengan kemajuan teknologi,” kata Roberto di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2015.

Sekedar informasi, sampai saat ini cakupan jaringan Perseroan sendiri sudah diperluas melampaui 1.6 juta  homes passed, dengan revenue generating units atau pelanggan (“RGUs”) telah berjumlah 847 ribu. Jumlah tersebut meningkat 18% secara year on year karena didukung oleh permintaan yang tinggi atas layanan broadband dan televisi berbayar.

Dalam mengantisipasi indikator makro ekonomi yang melemah, yang mempengaruhi kepercayaan konsumen, serta kuartal tiga yang biasanya  lemah, Perseroan menerapkan  re-marketing yang lebih intensif dan sistematik sehingga menghasilkan keuntungan signifikan untuk Perseroan. Selain itu, Perseroan juga meninjau kembali stuktur komisi penjualan sehingga bisa meningkatkan produktifitas tim penjualan.

“Inisiatif tersebut membantu perseroan dalam mencapai rekor kuartal tiga tertinggi dengan penambahan RGUs sebesar 34 ribu,” jelasnya. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

IHSG Diproyeksi Tembus 9.800 pada 2026, DBS Beberkan Pendorongnya

Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More

21 mins ago

Harga Bitcoin Stagnan di Level USD90.000, Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi AS

Poin Penting Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,70 persen ke level USD91.280 dengan dominasi… Read More

22 mins ago

Pemerintah Tarik Utang Rp736,3 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More

39 mins ago

IHSG Ditutup Berbalik Melemah ke Posisi 8.884, Ini Pemicunya

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More

54 mins ago

Memperkuat Ketahanan Siber di Era Digital

Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More

1 hour ago

Menkop Gandeng Lintas K/L Percepat Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More

1 hour ago