News Update

Laba Bank Ganesha Naik 58% di Semester I-2017

Jakarta–PT Bank Ganesha Tbk mengumumkan laba bersih setelah pajak di semester I-2017 sebesar Rp25,7 miliar. Raihan laba naik 58 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama yakni sebesar Rp16,3 miliar.

Presiden Direktur Bank Ganesha, Surjawaty Tatang mengatakan, kenaikan laba perseroan ini didukung oleh kapasitas pendapatan yang kuat dan disiplin untuk mengurangi dan merampingkan biaya operasional sembari terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur dan kapabilitas perbankan.

Adapun total pendapatan operasional tercatat Rp115,7 miliar atau tumbuh 67 persen bila dibanding tahun lalu di periode yang sama yang didorong oleh pertumbuhan yang kuat dari Pendapatan Bunga Bersih yang tumbuh 70 persen menjadi Rp103 miliar dan Pendapatan Berbasis Biaya naik 47 persen menjadi Rp12,6 miliar.

“Pendapatan Bunga Bersih didukung oleh pertumbuhan kredit yang signifikan. Dan Pendapatan Berbasis Biaya terutama didorong oleh kinerja yang baik dalam pendapatan biaya, komisi dan keuntungan yang direalisasikan atas penjualan sekuritas,” ujar Surjawaty dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 28 Juli 2017.

Sementara itu dari sisi struktur permodalan Bank saat ini masih kuat, yang tercermin dari Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 32,1 persen pada semester I-2017. Posisi permodalan ini jauh di atas persyaratan regulator dan tetap mendukung pertumbuhan bisnis. Perbaikan permodalan juga mendorong Bank Ganesha masuk menjadi kategori BUKU II dengan total ekuitas sebesar Rp1,09 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

6 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

41 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

52 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago