Ilustrasi: Wisman berkunjung ke salah satu obyek wisata di Indonesia/istimewa
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2023 mencapai 865,81 ribu kunjungan. Jumlah ini meningkat 276,31% secara yoy, namun menurun dibandingkan dengan Maret 2023 sebesar -0,39% mtm.
Secara rinci, jumlah kunjungan wisman pada April 2023 melalui pintu masuk utama sebanyak 703,24 ribu kunjungan atau naik 0,14% dibandingakn Maret 2023, sedangkan melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 162,57 ribu kunjungan atau turun -2,66%.
“Kunjungan wisman sudah mulai pulih, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 atau sebelum pandemi,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, Senin, 5 Juni 2023.
Baca juga: Cara Sandiaga Penuhi Target Kunjungan Wisman 2023
Sementara itu, BPS juga merinci kunjungan wisman menurut kebangsaan. Jumlah kunjungan wisman pada April 2023 terbanyak berasal dari Malaysia sebanyak 147,3 ribu dengan share sebesar 17% atau turun 3,41%, dibandingkan dengan bulan Maret 2023.
Kemudian, wisman Australia yang mencapai 109,9 ribu kunjungan dengan share 12,7% atau naik 14,06% dibandingkan bulan Maret 2023. Selanjutnya wisman Singapura mencapai 97,3 ribu kunjungan dengan share 11,2%, atau turun 21,76% dibandingkan bulan sebelumnya.
Peningkatan aktivitas wisata juga terpantau dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK). TPK di hotel bintang mencapai 41,37%, turun -4,48 poin secara mtm dan 7,14 poin secara yoy.
TPK hotel klafisikasi bintang tertinggi tercatat di provinsi Kalimantan Timur sebesar 53,62%, didorong oleh penyelenggaraan berbagai kegiatan pembangunan IKN dan kegiatan meeting convention,” tandasnya.
Kemudian, untuk rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada April 2023 yaitu selama 1,63 hari, turun -0,04 poin dibandingkan bulan sebelumnya atau naik 0,01 poin diabndingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More