Jakarta–Avrist Asset Management (Avram) perusahaan manajer investasi pengelola reksa dana mencatat, dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) hingga kuartal I-2017 sebesar Rp1,08 triliun. Nilai tersebut tumbuh 20 persen dari posisi akhir tahun 2016 yang sebesar Rp800 miliar.
Direktur Avram, Hanif Mantiq, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 10 April 2017 mengatakan, bahwa total dana kelolaan tersebut ditopang oleh produk-produk reksa dana yang dimiliki perusahaan yang terdiri dari reksa dana terbuka dan reksa dana Terstruktur (Reksa Dana Terproteksi).
Menurutnya, saat ini 90 persen reksa dana Avram didominasi oleh reksa dana terbuka, sementara 10 persen sisanya di reksa dana terstruktur. Reksa dana terbuka Avram sebagian besar atau separuhnya merupakan reksa dana pendapatan tetap, 30 persen adalah reksa dana saham dan 10 persen sisanya di reksa dana campuran. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More