News Update

Kuartal I-2017, Laba Bank Jatim Tumbuh 8,68%

Jakarta–PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau (BankJatim) berhasil membukukan laba bersih Rp340 miliar di kuartal pertama 2017, atau tumbuh 8,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp312,83 miliar.

Hasil positif ini sejalan dengan pertumbuhan kredit yang menunjukkan peningkatan sebesar Rp29,29 triliun atau tumbuh 3,62 persen pada tahun lalu.

“Pertumbuhan signifikan terjadi pada kredit program modal kerja yang dimiliki  Bank Jatim,” kata Direktur Bank Jatim, Rudie Hardiono usai memaparkan kinerja keuangan triwulan satu tahun 2017 di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, 20 April 2017.

Ia menjelaskan, Pundi Kencana dan Laguna yang merupakan kredit modal kerja tumbuh masing-masing 10,13  persen dan 106,50 persen dalam setahunan. sementara Kredit SiUmi (Siklus Mikro Kecil) yang diperuntukkan untuk usaha mikro tumbuh luar biasa dengan mencatatkan pertumbuhan 902,15 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

6 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

7 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

7 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

7 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

8 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

8 hours ago