Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tengah mempersiapkan langkah untuk normalisasi kebijakan nasional. Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pihaknya saat ini tengah menyusun exit strategy untuk mulai mencabut insentif-insentif yang diberikan.
“Kami akan mulai mendesain langkah-langkah exit strategy. Kita mulai merancang dan melaksanakan langkah-langkah untuk keluar dari situasi extraordinary ini,” ungkap Menkeu dalam konferensi pers KSSK, Rabu, 2 Februari 2022.
Meskipun demikian, Sri Mulyani memastikan bahwa exit strategy ini akan disusun dengan hati-hati serta didukung oleh data yang akurat serta kredibel. Dengan demikian, normalisasi kebijakan ini tidak menganggu pemulihan ekonomi yang saat ini tengah berlangsung.
“Exit strategy kita rancang secara hati-hati berdasarkan data sehingga mampu mengantisipasi dengan akurat, kredibel. Ini dilakukan seiring penguatan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.
KSSK mengungkapkan pada tahun 2021 arah kebijakan industri jasa keuangan condong untuk mendorong pemulihan ekonomi. Memasuki tahun ketiga menghadapi pandemi di 2022, KSSK akan terus mengarahkan kebijakan untuk koordinasi, adaptasi, serta kalibrasi terhadap perubahan yang ada. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More