Friderica mengatakan, pemanfaatan data kependudukan melalui penggunaan Card Reader KTP Elektronik ini bertujuan untuk percepatan pembukaan rekening investor di pasar modal yang sebelumnya memerlukan waktu beberapa hari menjadi kurang dari 30 menit.
“Hal ini tentu saja memberikan kontribusi yang luar biasa untuk memajukan iklim investasi di Pasar Modal lndonesia, dimana investor tidak lagi kehilangan momen untuk berinvestasi karena proses pembukaan rekeningnya belum selesai. Harapannya akan semakin meningkatkan animo masyarakat untuk berinvestasi, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan jumlah investor,” ujar wanita yang akrab disapa Kiki.
Pemanfaatan Card Reader ini juga memberikan kemudahan bagi investor yang berada di luar pulau Jawa yang sering mengeluhkan lamanya waktu untuk pembukaan rekening investasi.
Meski kantor cabang Perusahaan Efek tidak tersedia di wilayah tertentu, namun proses pembukaan rekening Efek dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan menggunakan Card Reader, bahkan untuk area terpencil sekalipun. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kembali naik dua hari beruntun pada 9 April 2026,… Read More