Sementara itu di kesempatan yang sama, Siddiq Bazarwala, CEO & Publisher Alpha Southeast Asia menyatakan, KSEI layak memperoleh predikat sebagai Kustodian Sentral terbaik di Asia Tenggara karena KSEI telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan pasar modal di Indonesia selama satu tahun terakhir.
“KSEI telah berinvestasi dalam pengembangan teknologi terbaru dengan tujuan memberikan layanan terbaik bagi pemakai jasa dan stakeholder. Melihat pengembangan terbaru saat ini, serta perencanaan matang untuk inisiasi lain, KSEI mampu mempertahankan posisi sebagai Kustodian Sentral yang berdaya saing untuk beberapa tahun mendatang,” ungkap Siddiq.
(Baca juga: Dana Terkumpul di Pasar Modal Capai Rp668 Triliun)
Seperti diketahui, sepanjang tahun 2016 beberapa pengembangan yang direalisasikan KSEI meliputi implementasi
S-INVEST, sistem pengelolaan investasi terpadu untuk industri Reksa Dana di Indonesia yang membuat alur bisnis Reksa Dana kini lebih efektif dan efisien.
Selain itu, bekerja sama dengan Bank Indonesia, KSEI telah melakukan penerapan Single Investor Identification (SID) untuk Surat Berharga dan Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan Bank Indonesia, sehingga data investor yang tercatat di KSEI semakin lengkap dan terkonsolidasi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More