Sementara itu di kesempatan yang sama, Siddiq Bazarwala, CEO & Publisher Alpha Southeast Asia menyatakan, KSEI layak memperoleh predikat sebagai Kustodian Sentral terbaik di Asia Tenggara karena KSEI telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan pasar modal di Indonesia selama satu tahun terakhir.
“KSEI telah berinvestasi dalam pengembangan teknologi terbaru dengan tujuan memberikan layanan terbaik bagi pemakai jasa dan stakeholder. Melihat pengembangan terbaru saat ini, serta perencanaan matang untuk inisiasi lain, KSEI mampu mempertahankan posisi sebagai Kustodian Sentral yang berdaya saing untuk beberapa tahun mendatang,” ungkap Siddiq.
(Baca juga: Dana Terkumpul di Pasar Modal Capai Rp668 Triliun)
Seperti diketahui, sepanjang tahun 2016 beberapa pengembangan yang direalisasikan KSEI meliputi implementasi
S-INVEST, sistem pengelolaan investasi terpadu untuk industri Reksa Dana di Indonesia yang membuat alur bisnis Reksa Dana kini lebih efektif dan efisien.
Selain itu, bekerja sama dengan Bank Indonesia, KSEI telah melakukan penerapan Single Investor Identification (SID) untuk Surat Berharga dan Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan Bank Indonesia, sehingga data investor yang tercatat di KSEI semakin lengkap dan terkonsolidasi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More