Kronologi Kecelakaan KA Bandara dan Truk di Poris Tangerang

Kronologi Kecelakaan KA Bandara dan Truk di Poris Tangerang

Poin Penting

  • Kecelakaan KA Bandara dan truk kontainer di Poris terjadi akibat badan kontainer tertinggal di atas rel saat kereta melintas.
  • Benturan menyebabkan kontainer terseret sekitar 100 meter, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
  • Insiden di Poris berdampak pada operasional Commuter Line dan memicu rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi.

Jakarta - Insiden kecelakaan antara kereta api (KA) rute Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dengan truk kontainer terjadi di kawasan Poris, Kota Tangerang, Jumat (20/2). Dalam peristiwa di perlintasan dekat Stasiun Poris tersebut, badan kontainer terseret hingga sekitar 100 meter setelah tertabrak kereta bandara.

Peristiwa di Poris itu terjadi sekitar pukul 06.05 WIB dan berdampak pada operasional Commuter Line Basoetta serta lintas Duri–Tangerang. Hingga pukul 13.00 WIB, perjalanan Commuter Line Tangerang dari arah Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah dapat melintas menggunakan satu jalur secara bergantian dengan kecepatan terbatas di lokasi kejadian.

“Petugas terkait masih terus melakukan proses penanganan untuk normalisasi perjalanan Commuter Line Tangerang. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat perubahan jadwal dan pembatalan perjalanan Commuter Line Basoetta dan Commuter Line lintas Tangerang. Selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas,” tulis KAI di akun X @CommuterLine.

Baca juga: Buntut Kecelakaan Pesawat ATR, DPR Desak Audit Kelaikudaraan

KAI Commuter juga mengimbau calon penumpang Commuter Line Basoetta tujuan bandara untuk sementara mencari alternatif transportasi lain. Penumpang yang telah memiliki tiket dapat melakukan refund dengan pengembalian dana 100 persen di stasiun pemberhentian Commuter Line Basoetta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam insiden di Poris tersebut. Seluruh penumpang telah dievakuasi dalam kondisi aman. Bagi pengguna Commuter Line No. 806 yang menuju Bandara Soekarno-Hatta, KAI Commuter menyediakan transportasi pengganti untuk melanjutkan perjalanan.

Kronologi Kecelakaan KA Bandara-Truk di Poris

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, kecelakaan di Poris bermula saat truk kontainer melaju dari arah Cipondoh menuju Daan Mogot dan hendak melintasi perlintasan rel di dekat Stasiun Poris.

Saat melintas, kepala truk sudah melewati rel, namun badan kontainer masih berada di atas jalur kereta. Pada saat bersamaan, KA yang berangkat dari Manggarai menuju Bandara Soetta melaju dan mendekati lokasi.

Diduga sopir tidak sempat mempercepat laju kendaraan secara maksimal sehingga badan kontainer tertinggal di atas rel.

"Kereta api yang tidak dapat berhenti secara mendadak akhirnya menabrak bagian badan kontainer. Benturan keras menyebabkan kontainer terseret hingga kurang lebih 100 meter dari titik tabrakan," kata Jauhari dikutip Antara.

Baca juga: Kecelakaan Mobil MBG di SDN Kalibaru, Komisi X Soroti SOP dan Pengawasan

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan di Poris tersebut. “Untuk korban jiwa sudah tidak ada dan penumpang telah dilakukan evakuasi. Kini petugas gabungan sedang melakukan rekayasa lalu lintas dan evakuasi kendaraan,” ujarnya.


Rekayasa Lalu Lintas Dampak Kecelakaan Poris

Kecelakaan di Poris juga mengakibatkan Jalan Maulana Hasanudin tidak dapat dilintasi sementara waktu. Kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan.

“Rekayasa lalu lintas dilakukan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga kami siagakan untuk membantu pengendara mencari jalur alternatif,” ujar Jauhari.

Adapun skema pengalihan arus antara lain kendaraan dari arah Jakarta (Jalan Daan Mogot) menuju Cipondoh dialihkan melalui Pertigaan Ampera menuju Jalan Jenderal Sudirman dan selanjutnya ke Jalan KH Hasyim Ashari. Sementara kendaraan dari arah Cipondoh menuju Daan Mogot dialihkan melalui Jalan Benteng Betawi–Jalan Jenderal Sudirman.

Baca juga: Kereta Bandara Soetta Anjlok usai Tabrak Truk, Ini Rekayasa Perjalanannya

Polisi mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari kawasan Poris dan mengikuti arahan petugas. “Kami mengimbau pengendara untuk tetap tertib, bersabar, serta mematuhi petunjuk petugas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Penanganan dan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan di Poris masih terus dilakukan aparat kepolisian dan pihak terkait guna memastikan keamanan perjalanan kereta maupun lalu lintas di sekitar lokasi. (*)

Editor: Yulian Saputra

Halaman12

Related Posts

News Update

Netizen +62