Perbankan

Krom Bank Raih Laba Bersih Rp35,33 Miliar di Kuartal I 2025, Ini Penopangnya

Jakarta – PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) mengumumkan kinerja keuangan kuartal I 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 25,34 persen menjadi Rp35,33 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp28,19 miliar.

Pertumbuhan laba ini ditopang oleh peningkatan signifikan penyaluran kredit Krom Bank per Maret 2025, yang melonjak 128,70 persen menjadi Rp4,99 triliun dari Rp2,18 triliun pada Maret 2024.

Tidak hanya itu, Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengatakan, penyaluran kredit secara year-to-date (YtD) juga tumbuh sebesar 17,7 persen. 

Baca juga: Begini Cara Krom Bank Menjaga Inklusi Keuangan untuk Generasi X

Lalu di tengah ekspansi kredit tersebut, Krom Bank tetap berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross pada level rendah, yakni 2,82 persen. Sementara itu, rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) tercatat sebesar 109,34 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa Krom Bank berhasil meningkatkan penyaluran kredit secara sehat, dengan pengelolaan risiko terkontrol sembari menjaga kondisi likuiditas yang memadai,” ujar Anton dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 21 Mei 2025.

DPK Naik Tajam, Strategi Dinilai Efektif

Kinerja positif juga tecermin dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) Krom Bank yang melonjak 507,28 persen pada kuartal I 2025 menjadi Rp4,57 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp752,54 miliar.

Baca juga: Krom Bank Sebut 3 Tantangan Besar bagi Industri Perbankan Digital di 2025

Sementara itu, kinerja DPK secara YtD tercatat tumbuh 44,7 persen menjadi Rp4,6 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis di tengah ketatnya persaingan penghimpunan dana, tekanan likuiditas akibat tingginya biaya dana (cost of fund), serta dinamika makroekonomi yang berlanjut.

Fokus Kelola Dana dan Inovasi Digital

Adapun, Anton menuturkan, untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif, Krom Bank akan fokus pada peningkatan daya saing suku bunga deposito dan tabungan, pengelolaan biaya dana secara efisien, penguatan likuiditas, serta penyaluran kredit yang ketat dan prudent.

Pada saat yang sama, Krom Bank konsisten berinovasi melalui pengembangan fitur dan layanan berbasis teknologi agar tetap relevan dengan kebutuhan dan preferensi nasabah yang terus berkembang.

“Kami meyakini bahwa perbankan digital masih memiliki ruang bertumbuh yang menjanjikan. Langkah-langkah ini memungkinkan kami untuk memperkuat posisi Krom Bank di pasar dan memastikan pertumbuhan portofolio perseroan yang sehat,” imbuhnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More

5 mins ago

Gila! Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp992 Triliun, DPR: Jejaringnya Hidup dan Berkembang

Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More

1 hour ago

Tak Ada Ampun, Eks Menteri Kehakiman China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi

Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More

2 hours ago

Laba Bersih BNI Tembus Rp20 Triliun pada 2025, Kredit Melaju 15,9 Persen

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More

2 hours ago

KB Bank Cetak Wirausaha Muda Berkelanjutan melalui GenKBiz Yogyakarta

Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More

3 hours ago

OJK Naikkan Free Float Jadi 15 Persen, CIMB Niaga Siap Ikuti Regulasi

Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More

3 hours ago