Kredit Pintar Gandeng PPDI Tingkatkan Literasi Keuangan Kaum Disabilitas

Kredit Pintar Gandeng PPDI Tingkatkan Literasi Keuangan Kaum Disabilitas

Poin Penting

  • Kredit Pintar menggelar Kelas Pintar Bersama bertema “Finansial Inklusif untuk Semua” dengan menyasar penyandang disabilitas
  • Gandeng PPDI sebagai mitra strategis, kegiatan ini memberikan edukasi pengelolaan keuangan, kesiapan sebelum meminjam, pemahaman layanan pindar resmi, hingga mitigasi risiko
  • Sejak 2022 program ini telah menjangkau lebih dari 3.200 peserta di 43 kota, sejalan dengan kontribusi Kredit Pintar yang menyalurkan pinjaman Rp9,5 triliun sepanjang 2025.

Jakarta – Platform pinjaman daring (pindar) Kredit Pintar menekankan pentingnya pemahaman pengelolaan keuangan bagi semua kalangan, termasuk kaum disabilitas. Maka itu, Kredit Pintar menginisiasi Kelas Pintar Bersama bertajuk “Finansial Inklusif untuk Semua”.

Di kegiatan kali ini, Kredit Pintar menggandeng Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) sebagai mitra strategis dalam mendorong pemahaman keuangan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Kredit Pintar memahami, mengelola keuangan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari memenuhi kebutuhan, merencanakan keuangan, hingga mengantisipasi situasi tak terduga. Berbekali literasi keuangan yang baik, masyarakat bisa menghindari, atau paling tidak meminimalisir risiko finansial dan mengambil keputusan keuangan dengan lebih cermat.

Baca juga: OJK Luncurkan Buku Khutbah Syariah Muamalah Perkuat Literasi PPDP

Bagi semua orang, termasuk teman-teman difabel, literasi keuangan adalah langkah awal menuju kemandirian. Belajar keuangan merupakan hak setiap orang dan perlu dilakukan dalam suasana yang aman dan inklusif, agar kita dapat melangkah menuju kehidupan yang lebih tenang, mandiri, dan sejahtera.

“Setiap orang berhak paham keuangan, termasuk teman-teman difabel. Untuk itu, mari kita belajar bersama dalam suasana yang aman dan inklusif tanpa takut salah. Mari memahami keuangan dengan cara yang mudah dan jujur bersama Kredit Pintar,” jelas Puji Sukaryadi, Head of Brand & Communications Kredit Pintar dalam keterangan resmi, 30 Januari 2026.

Kegiatan ini digelar 29 Januari 2026 di Bekasi, dan dihadiri oleh H. Norman Yulian, sebagai Ketua Umum PPDI dan anggota PPDI sebagai peserta. PPDI adalah organisasi payung bagi organisasi sosial penyandang disabilitas, organisasi sosial disabilitas, serta organisasi kemasyarakatan penyandang disabilitas di Indonesia.

Para peserta mendapatkan materi seputar cara mengelola uang, kesiapan finansial sebelum mengambil pinjaman, mengenal layanan pinjaman melalui aplikasi digital yang resmi dan memiliki regulasi yang jelas untuk keamanan pengguna, risiko jika tidak bijak dalam meminjam, hingga bagaimana agar tetap waspada terhadap modus-modus penipuan.

“Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memahami, mengakses, dan memanfaatkan layanan keuangan secara aman. Pemahaman keuangan yang baik akan membantu kami mengambil keputusan yang lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Norman mewakili PPDI.

PPDI menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kredit Pintar yang menghadirkan ruang belajar yang inklusif, ramah, dan tanpa stigma.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam upaya mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia,” pungkas Norman.

Baca juga: Infobank Digital Bareng Tugu Insurance Gelar Literasi Keuangan di FEB Unpad

Kelas Pintar Bersama adalah bagian dari upaya berkelanjutan Kredit Pintar, dalam mendukung terciptanya inklusi keuangan yang bertanggung jawab. Kredit Pintar meyakini bahwa literasi keuangan yang aman dan inklusif adalah kunci dalam membangun kesejahteraan bersama.

Terhitung sejak 2022, Kelas Pintar Bersama sudah menjangkau lebih dari 3.200 anggota masyarakat di 43 kota di pulau Jawa, Sumatra, Sulewasi, Nusa Tenggara, Bali, dan Kalimantan.

Dari sisi pembiayaan, sepanjang 2025, Kredit Pintar membukukan penyaluran pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun. Adapun jika dihitung secara akumulasi sejak berdiri pada 2017, platform ini sudah menggelontorkan pinjaman lebih dari Rp60,5 triliun. (*) Ari Astriawan

Related Posts

News Update

Netizen +62