News Update

Kredit Bank Sampoerna Tumbuh 22% di 2016

Sementara itu, Kepala Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna Henky Suryaputra menambahkan, bahwa peningkatan Pendapatan Bunga Bersih ini ditopang oleh pendapatan bunga yang meningkat sebesar 36 persen dari Rp678,6 miliar pada 2015 menjadi Rp921,9 miliar pada 2016.

Hal ini juga diikuti dengan peningkatan Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin) yang dicapai sebesar 6,5 persen, atau meningkat bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yang hanya sebesar 6,3 persen. Sepanjang tahun lalu, beberapa rasio keuangan juga menunjukkan pencapaian yang baik, seperti CAR sebesar 18,3 persen, ROA sebesar 0,7 persen, dan ROE sebesar 3,5 persen.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder kami, yang senantiasa mendukung dan memberikan kepercayaan kepada kami. Kepercayaan merupakan amanah yang harus kami jaga dan pelihara dengan baik agar tujuan mulia untuk mendukung perkembangan dan pemberdayaan para pengusaha di sektor UMKM dapat diwujudkan bersama,” imbuh Henky. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kredit UMKM Bank Mandiri Tumbuh 4,88 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

4 hours ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

5 hours ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

5 hours ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

6 hours ago