Categories: Nasional

KPK Serahkan Barang Gratifikasi Ke Ditjen Kekayaan Negara

Ditjen Kekayaan Negara terima barang gratifikasi dari KPK, mulai dari tas bermerek hingg batuk akik, senilai Rp130 Juta. Ria Martati.

Jakarta– Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sebagai pengelola Barang Milik Negara (BMN) menerima penyerahan 43 item barang gratifikasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Total nilai barang-barang tersebut adalah Rp130 juta.

KPK menyerahkan barang gratifikasi berupa sajadah, bahan kain unik daerah, kain dan sarung batik khas berbagai daerah, dompet, ikat pinggang, pulpen bermerk Montblanc, Tas merk LV, perhiasan emas seberat 8 gram, parfum merk Givenchy, jam tangan merk Omega Seamaster, batu cincin Red Rafflesia, batu akik Sungai Dareh, jamrud Kalimantan, dan giok Pasaman.

Selain itu juga ada gratifikasi barang seni berupa lukisan Kereta Kencana dari kerang, vas perunggu, perlengkapan makan dan aksesoris meja makan, serta barang kerajinan ukir. Dari jenis barang elektronik, KPK menyerahkan telepon seluler merk Samsung Galaxy Note 4 Gold, dan coffe maker. Selain itu terdapat kupon belanja, asuransi dan Bahan Bakar Khusus (BBK) dari Pertamina.

“Penyerahan ini merupakan penyerahan barang gratifikasi keempat pada tahun 2015,” ujar Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Tavianto Noegroho dalam siaran tertulisnya di Jakarta 14 Agustus 2015.

Penyerahan tersebut akan ditetapkan menjadi BMN dan kemudian dilelang dan hasilnya akan masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).KPK se

Apriyani

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

7 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

8 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

10 hours ago