Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Tangkapan layar YouTube @HUMASKPK: Julian)
Poin Penting
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan di Jakarta Utara yang diduga terkait pengaturan pajak di sektor pertambangan.
“Kegiatan ini terkait dengan dugaan modus pengaturan pajak di sektor pertambangan,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip ANTARA, Sabtu, 10 Januari 2025.
Dalam OTT Jumat (9/1) malam, KPK mengamankan delapan orang, terdiri dari empat pegawai DJP dan empat wajib pajak dari pihak swasta. Para pihak langsung menjalani pemeriksaan intensif.
“Para pihak diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Jabodetabek,” tambah Budi.
Baca juga: Breaking News! KPK OTT Pegawai Kantor Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diamankan
OTT ini, lanjutnya, terkait dugaan rasuah berupa pengurangan nilai pajak. Budi belum merinci nama-nama yang diamankan maupun perusahaan tambang yang terlibat.
“Perusahaan itu kan ada yang kantornya di Jakarta. Namun kemudian, site-nya ada di daerah. Nah, itu di antaranya yang didalami dalam kegiatan penyelidikan tertutup kali ini,” imbuhnya.
Baca juga: KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
KPK juga terus berkoordinasi dengan Kemenkeu, tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga dalam edukasi antikorupsi. Menurutnya, Kemenkeu mendukung penindakan yang tengah dilakukan KPK.
“Tentunya, ya, karena korupsi sebagai musuh bersama tentu semua pihak mendukung langkah-langkah upaya penindakan, langkah-langkah pemberantasan korupsi,” pungkas Budi. (*)
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More