Categories: NasionalNews Update

KPK OTT Pegawai DJP di Jakarta Utara soal Pajak Sektor Tambang

Poin Penting

  • KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor pertambangan.
  • Delapan orang diamankan, terdiri dari empat pegawai DJP dan empat wajib pajak swasta, masih diperiksa intensif.
  • Kasus terkait dugaan rasuah pengurangan nilai pajak, KPK koordinasi dengan Kemenkeu untuk penindakan dan edukasi antikorupsi.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan di Jakarta Utara yang diduga terkait pengaturan pajak di sektor pertambangan.

“Kegiatan ini terkait dengan dugaan modus pengaturan pajak di sektor pertambangan,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip ANTARA, Sabtu, 10 Januari 2025.

Dalam OTT Jumat (9/1) malam, KPK mengamankan delapan orang, terdiri dari empat pegawai DJP dan empat wajib pajak dari pihak swasta. Para pihak langsung menjalani pemeriksaan intensif.

“Para pihak diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Jabodetabek,” tambah Budi.

Baca juga: Breaking News! KPK OTT Pegawai Kantor Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diamankan

OTT ini, lanjutnya, terkait dugaan rasuah berupa pengurangan nilai pajak. Budi belum merinci nama-nama yang diamankan maupun perusahaan tambang yang terlibat.

“Perusahaan itu kan ada yang kantornya di Jakarta. Namun kemudian, site-nya ada di daerah. Nah, itu di antaranya yang didalami dalam kegiatan penyelidikan tertutup kali ini,” imbuhnya.

Baca juga: KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji

KPK juga terus berkoordinasi dengan Kemenkeu, tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga dalam edukasi antikorupsi. Menurutnya, Kemenkeu mendukung penindakan yang tengah dilakukan KPK.

“Tentunya, ya, karena korupsi sebagai musuh bersama tentu semua pihak mendukung langkah-langkah upaya penindakan, langkah-langkah pemberantasan korupsi,” pungkas Budi. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

2 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

3 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

7 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

8 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

11 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

13 hours ago