News Update

KPK Ingatkan Direksi BPD Tolak Intervensi Pejabat Daerah

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penandatanganan pernyataan bersama untuk akselerasi transformasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan penerapan tata kelola yang baik.

Dalam sambutannya, Ketua KPK Firli Bahuri memberikan pesan bagi para direksi perbankan dan pegawai BPD untuk menolak diintervensi oleh pejabat daerah maupun kepala daerah sekalipun.

“Jangan pernah, para direktur utama dan pegawai BPD mau diintervensi oleh para penguasa, terutama para kepala daerah. Karena sesungguhnya kalau anda bisa diintervensi maka tentu pertanggungjawaban ada di orang-perorangan, individu, tidak pada orang lain yang bisa dimintai pertanggungjawaban,” kata Firli melalui video conference di Jakarta, Selasa 8 Desember 2020.

Firli menambahkan, dalam hukum pelaku tindak pidana korupsi merupakan orang yang melakukan serta yang turut serta melakukan, dan membantu melakukan tindak pidana korupsi.  Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya integritas di setiap pegawai dari level atas hingga bawah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Supriyanto menyampaikan, bahwa pihaknya di Asbanda selalu menanamkan program transformasi BPD yang diluncurkan pada tanggal 26 Mei 2015 lalu, guna menghindari adanya tindak pidana korupsi.

“Transformasi tersebut dapat dilakukan dengan beberapa pondasi yakni pertama pengelolaan organisasi SDM, kedua pengelolaan teknologi dan infrastruktur dan ketiga pengembangan corporate government,” tukas Supriyanto. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

2 hours ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

12 hours ago

Realisasi Penyaluran PKE LPEI 2025 Capai Rp13,5 Triliun, Melesat 85 Persen

Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More

15 hours ago

Tak Perlu Khawatir, Bos Pegadaian Jamin Stok Emas Fisik Aman!

Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More

16 hours ago

Defisit APBN Februari 2026 Tembus Rp135,7 Triliun

Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More

1 day ago