Jakarta–Guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor keuangan dan perbankan Indonesia, Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia (IKPIA) Perbanas melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Korea Federation of Banks (KFB) yang merupakan Asosiasi Perbankan Nasional Negara Korea Selatan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Keuangan Perbanas, Wiwiek Prihandini mengatakan, dalam penandatanganan kerja sama ini, KFB berkeinginan menjalin kerja sama dengan lKPlA Perbanas dalam bentuk pemberian program ”Scholarship Donation” atau beasiswa pendidikan dan pelatihan di sektor keuangan dan perbankan.
“Kita ingin terus meningkatkan kualitas SDM dan infrastruktur untuk tetap berada di lini depan persaingan perguruan tinggi baik di level nasional maupun Internasional,” ujar Wiwiek di Jakarta, Selasa, 11 April 2017.
Dalam upaya mewujudkan visi IKPIA Perbanas 2019 yaitu ”To be the Most Reputable Asian Banking Education Institute that aims to be Top 5 Asian Banker’s Center of Excellence”, IKPIA Perbanas mengoptimalkan seluruh sumber daya dan networking yang dimiliki termasuk dukungan dari berbagai instansi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More