“Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM sektor keuangan dan perbankan di Indonesia, khususnya bagi tenaga pengajar dan mahasiswa IKPIA Perbanas,” ucap Wiwiek.
Acara penandatanganan nota kesepahaman antara IKPIA Perbanas dengan Asosiasi Perbankan Nasional Negara Korea Selatan ini, dihadiri oleh Chariman & CEO Korea Federation of Banks, Yung-Ku Ha dan Civitas Academia IKPIA Perbanas yang terdiri dari Pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa.
Kunjungan Korea Federation of Banks ke IKPIA Perbanas merupakan rangkaian dari acara dari kegiatan besar Indonesia-Korea Financial Cooperation Forum yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 12 April 2017, di mana para delegasi KFB akan bertemu dan berdialog dengan pengurus Perbanas dengan tema “Challenges and Areas of Cooperation in the Financial Industries of Indonesia and Korea“. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More