“Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM sektor keuangan dan perbankan di Indonesia, khususnya bagi tenaga pengajar dan mahasiswa IKPIA Perbanas,” ucap Wiwiek.
Acara penandatanganan nota kesepahaman antara IKPIA Perbanas dengan Asosiasi Perbankan Nasional Negara Korea Selatan ini, dihadiri oleh Chariman & CEO Korea Federation of Banks, Yung-Ku Ha dan Civitas Academia IKPIA Perbanas yang terdiri dari Pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa.
Kunjungan Korea Federation of Banks ke IKPIA Perbanas merupakan rangkaian dari acara dari kegiatan besar Indonesia-Korea Financial Cooperation Forum yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 12 April 2017, di mana para delegasi KFB akan bertemu dan berdialog dengan pengurus Perbanas dengan tema “Challenges and Areas of Cooperation in the Financial Industries of Indonesia and Korea“. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting BRI Insurance salurkan bantuan Rp230 juta untuk korban bencana di Pidie Jaya (Aceh)… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More