MNC Life; Andalkan agen. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Asuransi jiwa nasional, PT MNC Life Assurance (MNC Life) terus menggenjot perolehan preminya yang bersumber dari produk unit link. Usaha tersebut terlihat dari niatan MNC Life yang akan menambah jumlah agennya dari 10 ribu menjadi 15 ribu agen tahun ini.
Agen menjadi sangat-sangat penting karena 95% pemasaran produk unit link MNC Life dilakukan lewat agen.
” Kita masih banyak dijual lewat agency, yakni mencapai 95%,” Kata Sales Director MNC Life, Akhiz Nasution di Jakarta, Kamis, 11 Febuari 2016.
Akhiz menuturkan, premi perseroan akhir tahun 2015 sendiri diperkirakan mendekati angka Rp300 miliar. Perolehan tersebut, 30% berasal dari produk unit link. Menariknya produk unit link milik MNC Life kata Akhiz selain pada tahun pertama produk ini sudah ada nilai investasi di dalamnya. Produk ini menyediakan top up single, atau bisa menjadi single premi.
“Produk ini berbeda dengan produk-produk lainnya. Biasanya produk unit link asuransi lain nilai investasi baru bisa dilihat pada tahun ke tiga. Kita di tahun pertama sudah bisa. Jadi produk kita lebih inovatif,” ujarnya.
Untuk menjaga kinerja produk unit linknya tetap terjaga, lanjut Akhiz, pihak MNC Life rutin melakukan evaluasi atau me-review instrumen investasi setiap bulan lewat komite investmen.
“Kita juga melakukan sosialisasi ke agen dan costumer terkait investment update (market outlook),” jelasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More