News Update

Konsorsium Penjamin Indonesia Resmi Diluncurkan

Jakarta–Konsorsium Penjamin Indonesia (KPI) resmi diluncurkan hari ini, di Hotel Acacia Jakarta Pusat.

Konsorsium ini terdiri dari beberapa perusahaan Asuransi Umum yang diketuai oleh PT Asuransi Jasa Tania Tbk Untuk memenuhi kebutuhan jaminan atas proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian / Lembaga, BUMN, BUMD dan Instansi Lainnya.

Direktur Asuransi Jasa Tania, Ade Zulfikar mengungkapkan lahirnya KPI diharapkan dapat mensupport program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.

“Kita tahu ada beberapa proyek yang nilainya besar dan tidak bisa di-cover sendirian. Adanya KPI kita bisa share bersama,” kata Ade di Jakarta, Rabu, 15 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Funding Korporasi Bank Mega Syariah Tembus Rp5,9 Triliun di 2025

Poin Penting Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan funding korporasi lebih dari 60 persen yoy menjadi… Read More

5 hours ago

Laba Bank DP Taspen Melesat 54,31 Persen Jadi Rp34,78 Miliar di 2025

Poin Penting Laba bersih Bank DP Taspen naik 54,31 persen yoy menjadi Rp34,78 miliar, ditopang… Read More

13 hours ago

Komisi XI Desak OJK Tuntaskan Kasus Dugaan Penipuan Investasi DSI Rp2,47 Triliun

Poin Penting Komisi XI DPR meminta OJK memprioritaskan pengusutan dugaan penipuan investasi Dana Syariah Indonesia… Read More

16 hours ago

Menkop Ferry Dorong Koperasi Masuk Sektor Strategis, Ini Alasannya

Poin Penting Koperasi diminta keluar dari zona nyaman dan masuk ke sektor strategis seperti energi,… Read More

16 hours ago

Mengapa Selat Hormuz Menjadi Variabel Penting dalam Perang Teluk?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior, Praktisi Perbankan, dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PERANG… Read More

18 hours ago

Riset HID: 73 Persen Perusahaan Prioritaskan Manajemen Identitas di Tengah Ancaman Siber

Poin Penting Menurut riset HID 73 persen perusahaan global kini memprioritaskan manajemen identitas seiring meningkatnya… Read More

23 hours ago