Jakarta–Konsorsium Penjamin Indonesia (KPI) resmi diluncurkan hari ini, di Hotel Acacia Jakarta Pusat.
Konsorsium ini terdiri dari beberapa perusahaan Asuransi Umum yang diketuai oleh PT Asuransi Jasa Tania Tbk Untuk memenuhi kebutuhan jaminan atas proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian / Lembaga, BUMN, BUMD dan Instansi Lainnya.
Direktur Asuransi Jasa Tania, Ade Zulfikar mengungkapkan lahirnya KPI diharapkan dapat mensupport program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.
“Kita tahu ada beberapa proyek yang nilainya besar dan tidak bisa di-cover sendirian. Adanya KPI kita bisa share bersama,” kata Ade di Jakarta, Rabu, 15 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More